Cara Memberitahu bahwa Seseorang Telah Meninggal
Bahasa yang jujur, sederhana, dan sesuai usia anak lebih membantu daripada bahasa yang samar. Anak dapat menerima kabar sulit ketika ia tahu apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang menemaninya.
Lima hal yang membantu
- Mulai dengan fakta sederhana.
- Tunjukkan kesedihan secara wajar.
- Berikan informasi sedikit demi sedikit.
- Jawab pertanyaan anak dengan jujur.
- Anak tidak selalu memiliki reaksi yang sama.
Ketika seseorang meninggal, tubuhnya berhenti bekerja. Ia sudah tidak bernapas, tidak makan, dan tidak bisa merasakan sakit lagi.
Contoh kalimat yang bisa dipakai
“Nak, Bibi meninggal tadi pagi. Artinya tubuh Bibi sudah berhenti bekerja dan Bibi tidak akan hidup kembali.”
“Nak, kamu tahu kan Kakek sudah lama sakit? Dokter sudah berusaha membantu, tetapi tubuh Kakek berhenti bekerja dan Kakek subuh tadi meninggal.”
“Bapak tahu ini kabar yang sangat menyedihkan, Nak. Kamu boleh bertanya apa saja. Kalau Bapak tahu jawabannya, Bapak akan mencoba menjawabnya.”
“Ibu juga sedih, Nak. Kita boleh, kok, merasa sedih bersama.”
Percakapan pertama tidak perlu membuat anak memahami seluruh konsep kematian sekaligus. Tujuannya adalah memberikan informasi yang akurat, rasa aman untuk bertanya, dan kehadiran orang dewasa yang akan melanjutkan percakapan.
