Butuh bantuan?
Kalau rasa sedih terasa terlalu berat untuk dibawa sendiri, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian. Di halaman ini ada langkah pertama yang bisa dilakukan anak, orang tua, dan guru.
Untuk anak
- Kalau perasaanmu terasa terlalu besar, ceritakan kepada orang dewasa yang kamu percaya: orang tua, wali, guru, atau petugas kesehatan di sekolah.
- Kalau kamu berpikir ingin menyakiti dirimu sendiri, katakan sekarang kepada orang dewasa di dekatmu. Itu bukan hal yang harus kamu simpan sendiri.
- Kamu boleh berhenti membaca kapan saja, lalu kembali lagi nanti.
Untuk orang tua
- Dengarkan dulu tanpa menilai, lalu tanyakan langsung apa yang sedang dirasakan anak.
- Segera cari bantuan profesional jika anak berbicara tentang menyakiti diri sendiri, mengakhiri hidup, atau merasa tidak punya harapan.
- Hubungi layanan kesehatan atau tenaga profesional kesehatan jiwa anak di daerah tempat Anda tinggal.
Untuk guru
- Catat perubahan yang Anda lihat pada murid, lalu bicarakan dengan wali murid dan tim bimbingan di sekolah.
- Segera rujuk ke tenaga profesional jika murid menyampaikan keinginan menyakiti diri sendiri atau rasa putus asa.
- Ikuti alur rujukan resmi yang berlaku di sekolah Anda.
Daftar layanan bantuan terverifikasi
Berikut adalah daftar bantuan sesuai dengan rujukan pemerintah.
- Layanan darurat — Hubungi 112
- Layanan kesehatan jiwa — Healing119.id (Kemenkes), hubungi 119 ekstensi 8
- Layanan konseling anak dan keluarga — PUSPAGA (Kementerian PPPA) atau SATYAGATRA (BKKBN / Kemendukbangga)
- Layanan perlindungan anak — Hubungi SAPA 129 atau WA 08-111-129-129
Website ini bersifat kurasi materi dan bukan pengganti bantuan profesional.
Ingin menyarankan layanan untuk halaman ini? Kirim ke cornellia@upstegal.ac.id.
