Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Sulit
Anak sering menanyakan hal yang membuat orang dewasa terdiam. Jawaban yang jujur dan pendek lebih menenangkan daripada jawaban yang samar.
“Apakah orang yang meninggal bisa hidup lagi?”
“Tidak, Nak. Kalau seseorang sudah meninggal, tubuhnya tidak bisa lagi bekerja dan dia tidak akan hidup kembali.”
“Apakah orang yang meninggal masih bisa mendengarku?”
“Tubuh orang yang sudah meninggal tidak bisa mendengar lagi. Tapi kita masih bisa membicarakan dan mengingatnya.”
“Kenapa dia meninggal?”
“Tubuh Nenek sudah sangat sakit dan akhirnya jantungnya berhenti bekerja.”
“Kita belum tahu persis kenapa. Kalau nanti kita tahu, Ibu akan memberitahumu.”
“Apa suatu hari aku akan meninggal juga?”
“Semua orang suatu hari akan meninggal. Tapi biasanya manusia memiliki umur yang panjang. Yang penting sekarang kamu ada di sini, dan kami akan menjaga serta merawatmu.”
“Apakah Ayah dan Ibu akan meninggal juga?”
“Suatu hari semua orang akan meninggal, termasuk Ayah dan Ibu. Kita berharap hal itu terjadi masih lama. Namun yang penting sekarang kami ada di sini bersamamu.”
Jangan menjanjikan bahwa Ayah dan Ibu tidak akan pernah meninggal.
Hal yang perlu diingat Orang Tua
- Jawab pertanyaan yang berulang dengan sabar.
- Tidak apa-apa mengatakan, “Aku juga tidak tahu jawabannya.”
