1
Cara Anak Memahami Kematian
Pemahaman anak tentang kematian tidak muncul sekaligus. Ia berkembang seiring usia, bahasa, dan pengalaman yang anak alami.
Usia 2–5 tahun
- Anak mulai mengenal konsep kematian tetapi belum sepenuhnya memahaminya.
- Belum memahami bahwa kematian bersifat permanen.
- Dapat berpikir bahwa orang yang meninggal dapat kembali.
- Membutuhkan penjelasan yang konkret dan berulang.
Usia 5–8 tahun
- Pemahaman mulai berkembang dan menjadi lebih konkret.
- Mulai memahami bahwa orang yang meninggal tidak dapat bernapas, makan, atau bergerak lagi.
- Sekitar usia 7 tahun, sebagian anak mulai memahami bahwa kematian bersifat permanen.
- Tetap membutuhkan ruang untuk bertanya.
Setiap anak memiliki cara dan waktunya sendiri untuk memahami dunia di sekitarnya.
Hal yang perlu diingat Orang Tua
- Gunakan bahasa yang jujur dan konkret.
- Hindari istilah ambigu seperti “tidur” atau “pergi”.
- Beri ruang bagi anak untuk bertanya dan mengulang pertanyaan.
