2
Cara Berbicara tentang Kematian
Cara orang dewasa berbicara sangat memengaruhi cara anak memahami kematian. Bahasa yang jelas dan apa adanya jauh lebih membantu daripada bahasa yang samar.
Sebaiknya
- Gunakan kata “meninggal”.
- Bicara dengan jelas dan konkret.
- Berikan ruang untuk bertanya.
- Jawab secara jujur dan singkat.
Hal yang sebaiknya dihindari
- Menggunakan istilah kiasan seperti “tidur”, “pergi”, “pulang”, atau “sudah sehat”.
- Memberikan penjelasan yang panjang dan berbelit.
- Mengabaikan perasaan anak.
- Memberikan janji yang tidak pasti seperti “nanti akan bertemu lagi” jika tidak sesuai keyakinan keluarga.
Hal yang perlu diingat Guru
- Bahasa yang sederhana dan apa adanya lebih membantu pemahaman anak dibanding bahasa yang rumit.
- Setiap anak dapat memiliki reaksi yang berbeda-beda.
- Guru tidak perlu memiliki jawaban untuk semua hal.
- Yang terpenting adalah hadir, mendengarkan, dan terus mendampingi.
